My Experience

Rabu, 12 Februari 2014

Arti Kehidupan


Manusia memang tak ada yang senpurna. Seburuk – buruknya sifat seorang manusia..pasti memiliki kasih sayang dalam hatinya. Sebaik – baiknya orang, pasti juga memiliki sifat yang menyebalkan. Tuhan memang maha adil. Menciptakan manusia dalam keadaan yang berbeda – beda. Semua hal di dunia pasti memiliki maksud tertentu. Tuhan telah menciptkan semua ciptaaanNya dengan sempurna. Sehingga manusia dapat hidup dengan baik di dunia.
Tuhan membuat manusia berbeda agar kita , manusia saling menyatu, bekerja sama untuk membangun, mengembangkan dan menjaga dunia ini. Tuhan membuat manusia berbeda karena Tuhan ingin membuat kita menjadi hambanya yang sabar, tabah, dan ikhlas dalam mengahadapi sesuatu.
Tak akan ada kata sabar dalam hidup ini jika tidak ada orang yang membuat manusia menjadi sabar. Saat ini, aku menginjak umur 15 tahun .. aku mulai sadar dan paham tentang tujuan dan makna hidup di dunia. Manusia hanya hidup sebentar di dunia. Dunia hanya ladang bagi manusia untuk mencari bekal di akhirat nanti. Di dunia, manusia hanya harus bersabar dan tabah dalam menghadapi ujian hidup yang diberikan oleh Tuhan. Tuhan, memberi manusia ujian hidup agar manusia dapat menjadi makhluk yang sangat sempurna. Agar manusia dapat menjadi makhluk penyayang, penyabar, dan cerdas dalam memaknai pentingnya hidup di dunia.
Dua tahun belakangan ini, aku sebagai manusia.. telah belajar apa itu arti kehidupan. Setelah mengamati berbagai macam sifat manusia disekitarku, aku mulai berfikir. Terkadang, aku merasa hidup ini tak adil. Karena banyak manusia yang awalnya aku pikir hidup di dalam surga keberuntungan. Terkadang, aku marah akan keadaan ini. Hal ini membuatku berfikir untuk lebih mendalami lagi tentang jalan hidup di dunia ini.
Saat aku melihat seorang teman dekatku yang menurutku, seharusnya dia bersyukur karena Tuhan selalu memudah semua urusan hidupnya. Jika dibandingkan dengan kehidupanku sendiri, aku merasa.. aku kurang beruntung. Aku sempat berfikir bahwa Tuhan tidak memihakku, Tuhan tidak menyayangiku. Tapi, semua itu salah besar. Karena, Tuhan maha adil, maha bijaksana, maha pendengar dan maha pengasih. Tuhan selalu menyayangi hambanya. Dan aku percaya itu. Setelah  mengamati jalan kehidupan manusia lainnya. Aku mulai sadar, bahwa tidak hanya hidupku saja yang menderita. Jika dipikir – pikir lagi, masih banyak kehidupan orang lain yang jauh lebih menderita dari pada aku. Seharusnya aku juga bersyukur, karena Tuhan telah memberikan nikmatnya sehingga aku dapat hidup hingga saat ini, sehingga aku dapat menulis isi hatiku di sini.
Semua manusia pasti akan mengalami tahapan – tahapan kehidup. Ya, karena pikiran manusia pun berkembang seiring perjalanan hidupnya. Dengan adanya waktu yang selalu berputar, manusia pasti akan menyadari apa yang terjadi dan apa yang harus ia lakukan di kehidupan ini. Seperti saya. Yang baru – baru ini sadar, bahwa hidup kita tidak lama. Saya mulai berfikir dan mulai mencoba untuk menikmati semua hal dengan baik. Tak ada kata selamanya bagi manusia. Tak ada kata selamanya untuk hidup di dunia ini.
Cara untuk menikmati hidup bukanlah dengan bersenang melakukan hal – hal yang tak berguna dan tak bermanfaat bagi kita maupun orang lain. Menikmati hidup, maksudnya adalah.. melakoni atau menjalani hidup ini dengan sabar. Saat suka maupun duka, harus kita jalani dengan sepenuh hati. Karena disamping kesulitan pasti ada kemudahan. Karena adanya masalah di kehidupan manusia, hidup menjadi lebih berarti dibandingkan hidup dengan cara bersenang – senang dan tidak memikirkan hal – hal baik untuk kedepannya. Perbuatlah untuk duniamu seakan – akan kau hidup selamanya dan perbuatlah untuk akhiratmu seakan – akan engkau masti besok.
Jika kita sedang menghadapi kesulitan, kita harus mencari jalan terbaiknya. Dengan cara tidak egois, rela berkorban demi orang lain, dan selalu sabar hidup ini takkan sulit untuk dijalani. Toh, kita tak selamanya akan mengalami kesulitan, maka nikmatillah kesulitan tersebut. Karena roda kehidupan selalu berputar. Gelombang kehidupan pasti ada. Naik, lalu turun. Itulah kehidupan. Karena tanpa kesulitan, kita takkan mendapatkan pelajaran hidup. Karena pengalaman adalah guru yang paling bagus. Takkan selamanya manusia merasa menderita, oleh karena itu nikmatilah kemenderitaan itu, sebelum waktu kita di dunia habis. Nikmatillah kesenanganmu, karena hidup takkan selalu menyenangkan.
Hidup ini, memang sulit jika kita tidak paham harus berbuat apa. lakukanlah sesuatu yang berguna bagi diri kita dan orang lain. Kita harus memiliki niat yang baik dalam melakukan sesuatu hal di dunia ini. Melakukan sesuatu hal di dunia ini, harus didasari dengan niat yang baik, agar hasilnya juga baik. Bukan untuk merugikan orang lain maupun memanfaatkan orang lain.
Tuhan memberikan kita mata, mulut, hidung, telinga dan lain sebagainya untuk digunakan oleh manusia dengan sebaik – baikknya. Manusia tinggal memilih cara penggunaanya. Ingin digunakan untuk berbuat baik atau sebaliknya.
Jangan pernah berpikir bahwa diri kita lah yang paling menderita dan perlu dikasihani di dunia ini. Lihatlah disekitarmu. Apakah hanya anda yang menderita. Banyak orang yang lebih menderita dari pada kita. Maka, kita harus selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita, mau sedikit atau banyak jumlahnya, kita harus tetap bersyukur. Lihatlah ke bawah terlebih dahulu, sebelum melihat diri sendiri.
Tuhan memberikan ujian hidup kepada hambanya karena Tuhan tahu, manusia itu pasti bisa mengatasi ujian tersebut. Tuhan memberikan kita ujian, karena memang kita bisa menyelesaikan masalah itu. Tuhan maha tahu. Tuhan selalu tahu apa yang dibutuhkan hambanya. Dibalik semua masalah, pasti ada hikmah, amanat dan pembelajaran yang sangat berharga. Dari sanalah, pemikiran dan rasa sayang manusia terbentuk.
Pengalaman adalah guru terbaik di kehidupan ini. Pengalaman kita dapatkan dari cobaan hidup yang diberikan Tuhan. Jalanilah kehidupan yang singkat ini dengan penuh kesabaran dan penuh dengan arti. Tak ada sesuatu yang tak berarti. Semua hal memiliki arti. Kita, sebagai manusia harus peka dalam memaknai kehidupan ini. Jika tidak, kita akan terjebak ke dalam sifat – sifat yang tidak baik. Kita, sebagai manusia juga harus saling menjaga perasaan satu sama lain agar terjalin hubungan dengan yang lain. Manusia dicipatkan sebagai makhluk sosial, oleh sebab itu, kita harus lebih menghargai orang lain dan selalu mengontrol ego kita dengan baik. Tempat terbaik untuk bercerita tentang persoalan – persoalan hidup ini adalah Tuhan.
Segala cobaan yang diberikan Tuhan kepada kita adalah sebuah kesempatan untuk belajar dan belajar dalam kehidupan. Maka dari itu, jangan pernah menyerah dengan keadaan. Tuhan pasti memberikan yang terbaik untuk kita.

Rabu, 05 Februari 2014

Ceramah Maulud Nabi "Spirit Kenabian"


SPIRIT KENABIAN
Allhamdulillah hirobbil ‘alamin washalatu wasalamu ‘alaa asrafil  anbiya’I walmursalin wa’ala ahlihi washahbihi ajmain’ammaba’du.
            Pada kesempatan yang berbahagia ini,marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas limpahan karunia nikmat yang tercurah kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat. Shalawat dan salam selalu kita limpahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarganya dan para pengikutnya.
Hadirin hadirat yang dimuliakan Allah. Bagi orang muslim bulan Rabi’ul adalah bulan yang sangat bersejarah dan  istimewa  bagi umat Islam di dunia. Karena pada bulan tersebut telah lahir seorang nabi bagi Umat Islam yang bernama Muhammad bin Abdullah sebagai rahmat alam semeseta , sebagaimana firman Allah dalam surat al-anbiya ayat 107:
!$tBur š»oYù=yör& žwÎ) ZptHôqy šúüÏJn=»yèù=Ïj9 ÇÊÉÐÈ
107.  Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

                Tanggal 12 rabiul awwal telah menjadi salah satu tanggal istmewa bagi sebagian kaum muslimin, tanggal ini dianggap sebagai kelahiran Nabi Muhammad SAW.
            Hadirin hadirat yang berbahagia. Dalam catatan sejarah peringatan mauled Nabi SAW. yang diawalai sejak pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193) bertujuan menumbuhkan spirit jihad kaum muslimin , sehingga bisa memenangkan pertempuran.Tapi saat ini kita tidak lagi hidup di era perang Salib, musuh-musuh kita semakin rumit disentuh oleh pedng. Karena itu spirit mauled semestinya ditransformasikan menjadi sebuah kekuatan untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan yang kita hadapi bersama. Semisal kemiskinan pengangguran, kenakalan remaja, korupsi kerusakan alam dll. Adalah musuh kita berssama.
            Selain sebagai rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad Rasulullah SAW.Substansi dari peringatan mauled Nabi adalah mengukuhkan komitmen loyalitas  pada beliau setidaknya  terwujud dengan tiga hal;
-          Pertama: Meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Bagi seorang mukmin kecintaan kepada Kepada Rasulullah adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekunsi dari keimanan. Kecintaan kepada utusan Allah ini harus berada di atas  segalanya , melebihi kecintaan terhadap pacar, harta, istri atau suami dan juga keluarga, bahkan kecintaan terhadap di rin sendiri. Rasul bersabda:
   Artinya: Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian hingga aku lebih mencintainya daripada orangtua dan anaknya (HR. Bukhori).
Kedua: Meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW. dalam segala gerak kehidupan, Allah berfirma: dalam surah al-Ahzab ayat 21:
ôs)©9 tb%x. öNä3s9 Îû ÉAqßu «!$# îouqóé& ×puZ|¡ym `yJÏj9 tb%x. (#qã_ötƒ ©!$# tPöquø9$#ur tÅzFy$# tx.sŒur ©!$# #ZŽÏVx. ÇËÊÈ
21.  Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
Kita tanamkan keteladanana Rasullah ini dalam kehidupan kita sehsri-hari, mulai hal terkecil sampai  paling besa, mulai kehidupan duniawi hingga urusan akhirat, supaya kita tidak megidolakan figure public berakhlak rusak.
Ketiga: Melestarikan ajaran dan misi perjuangan Rasulullah dan juga para Nabi. Sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir , Rasul meninggalkan pesan yang amat berhaga bagi umatnya beliau bersabda:
Artinya: Aku tinggalkan pada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat dengannya , yakni kitabullah dan sunnah Nabinya SAW. (HR.MaliK).
Akhir kata, demikianlah yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf. Bilahitaufiq walhidayah wassalamu’alaikum wr.wb.